Posts

Showing posts from September, 2026

Ternyata, Dia Menyambutku dengan Cara yang Berbeda (Notes from Umrah)

Pertama kali melihat Ka'bah, aku merasa biasa saja. Suamiku menangis. Teman-teman serombongan terlihat terpana. Sementara aku hanya berpikir, "Oh, ini toh. It's smaller than I thought ." Hanya itu. Sambil tawaf, kuperhatikan bangunan berselubung kain hitam itu. Sembari berdoa, sembari mengikuti bacaan dari muthawif. Beberapa jamaah terlihat bercucuran air mata. Aku justru berpikir keras, kenapa aku tidak terharu? Kenapa perasaan ini terasa kosong? Selesai semua prosesi umrah, aku masih berusaha memahami perasaanku sendiri. Ke mana rasa haru biru itu? Ke mana getar-getar yang, kata orang-orang, akan terasa begitu menginjakkan kaki di Baitullah? Sejujurnya, aku takut. Hari kedua, sengaja aku datang lebih awal sebelum azan Zuhur, untuk salat dhuha dan salat-salat sunah lainnya. Lama kupandangi lagi Ka'bah. Aku berdoa. Berusaha membuka hati. Tapi justru semakin terusik karena rasanya tetap hampa. Padahal aku di sini, padahal ini perwujudan mimpi. Harusnya aku merasaka...