Posts

Deadline

Bertarung dengan waktu. Ku kejar ia tapi tak kunjung sampai. Justru ia berbalik memburuku sampai kelelahan. Aku coba mengalihkan perhatiannya, ia tetap awas. Aku coba mengulur jarak dengannya, ia masih ligat. Duh waktu, beri aku ruang. Hentikan pertarungan ini dan biarkan aku menghirup deru. Mengharu biru. Mari waktu, kita berjalan beriringan. Aku menggenggammu dan kau mengawalku.

Pemilu 2009: Dipilih...Dipilih...

Pemilu gak sampe sebulan lagi. Tapi gw belum yakin siapa yang bakal gw pilih sebagai "wakil" di DPR, DPD, ataupun DPRD nanti. Berbagai poster, baliho, pamflet yang berjejeran di jalan-jalan bukannya bikin gw kenal, malah bikin pusing. Saking blank-nya tentang siapa yang harus gw pilih, gw pernah nyoba ngebuka situs KPU Banten. Tapi sayangnya, cuma ada nama-nama. Cuma foto si A dari Partai B, dan lain-lain. Tanpa track record. Padahal kan gw pengen tau, si A itu apa profesinya, si B prestasinya apa, si C pernah aktif dimana. Minimal latar belakangnya dia deh. Gak usah biodata komplet juga. Akhirnya gw googling (niat ya...) nyari rekam jejak para caleg-caleg daerah pemilihan Banten 3 dan Tangerang 5 (FYI: rumah gw di Ciputat). Di forumkompas.com, gw nemuin beberapa diantaranya. Untuk caleg DPR-RI ada nama-nama terkenal kayak: Yasmin Muntaz dan Adolf Posumah yang mantan news anchor di TV, atau Maylaffaiza, artis yang pemain biola itu. Ada lagi kerabat dari tokoh-tokoh berpengar...

Pelan

Aku bergegas meniti tiap lengkungan hati. Kosong. Tak ada siapapun. Dari ujung ku berlari sampai ke sudut yang kutemui hanya luka yang mengakar, dengki yang mengendap, dan sepi yang tertawa. Letih, aku injak semuanya. Tapi sia-sia, mereka telah menembus tanah hati. Malah membuat goyah. Sebaris angin dingin menerobos, dan aku menggigil. Berat pertahananku ini, harus kuhadapi semua. Mungkin, tak perlu bergegas kini...

Bang Nanang dan Mobil Jemputan

Beberapa hari yang lalu, sepulang dari interview kerjaan, gw mampir dulu beli cakue di pinggir jalan sebelum masuk kompleks rumah. Di sana selain banyak pedagang, juga banyak tukang ojek berjejeran. Pas lagi nunggu cakue dibungkus, tiba-tiba ada yang manggil nama gw, "Tessa, Tessa..." Pas gw nengok, ada seorang abang tukang ojek yang melambaikan tangan dan manggil nama gw lagi. Gw perhatiin dan kaget banget, ternyata itu adalah Bang Nanang! Supir mobil jemputan gw waktu SD. Waaahh, kaget campur seneng, gw samperin tu si abang. Perawakannya tetep kecil, mukanya pun gak berubah, tetep dengan kumisnya yang irit, tapi murah senyum. Gw tanya, "kok Bang Nanang masih inget saya si?". Trus katanya, "Yaa muka Tessa mah gak berubah dari dulu juga." Hahaha, berarti dari SD muka gw emang segini-segini aja ya. Karna itu juga yang dibilang temen-temen SD yang ketemu di facebook. Kadang gw gak inget mereka, tapi mereka tetep inget gw dengan alasan yang sama: "muka l...

Cerita yang Tertinggal (Liburan Akhir Tahun)

Akhirnya, berhasil juga gw liburan di akhir tahun 2008 kemaren. Tujuannya tak lain adalah: Bromo. Udah lama banget pengen ke sana, dan kebetulan abis sidang skripsi, salah satu keinginan terbesar gw adalah mengunjungi gunung yang terkenal dengan pemandangan sunrise-nya yang keren itu. Perjalanan ini cuma ditargetkan 5 hari pulang pergi, berhubung abang gw harus ngantor tanggal 30-nya. Udah gitu, ini perjalanan dadakan deh, gak pake reservasi hotel atau apapun, semuanya on the spot :) 25 Des Rute: Ciputat - Bekasi - Karawang - Subang - Indramayu - Cirebon - Brebes - Tegal - Pemalang - Pekalongan - Batang - Semarang . Gw berangkat dari rumah tercinta bersama Nyokap, Abang, dan Om. Setelah ngisi bensin penuh-penuh di pom bensin Ciputat, kami berangkat dengan mengucap doa dan membuka cemilan (haha, baru berangkat dah ngemil). Dari tol TB Simatupang langsung terus menerus lurus (lewatin Bekasi dan Karawang) menyusuri jalur Pantura, akhirnya sampe ke Subang lalu ke Indramayu. Sempe...

Angin

Di jalan setapak ini, aku memutar waktu betapa sering kami melewatinya saat tertawa, maupun terdiam Di beberapa senja, aku teringat padanya kala ia merengkuhku, pamit pulang dan berjanji akan kembali datang Di beberapa malam, ku memikirkannya kala ia menggenggam tanganku, mengantarku hingga ke selimut lelap Kala embun muncul dengan tenteram kala itu pula kami saling menyapa saling bertanya, bertukar salam Ketika hujan turun, ku merindukannya betapa ia mencintai hujan dan ia yang akan mengusap kepalaku bila guntur datang Hari-hari ini, aku tak mampu lagi berkata-kata Angin, kemana kau berhembus kini? Kau hilang, tertiup kemarau, terbawa awan...

Mau Kerja Apa?

Itu pertanyaan pertama gw waktu liat pengumuman lowongan kerja di koran ataupun internet. Sebenernya gini, gw lulusan jurusan hubungan internasional. Klo yang benernya si, lulusan jurusan ini masuknya ke departemen luar negeri, kerja di kedutaan, atau di organisasi internasional semacem PBB. Nah, persoalannya gak mungkin gw cuma berharap dari lowongan di tempat-tempat tadi aja. Seperti halnya SPMB yang untung-untungan masuknya, gw juga mesti punya plan-B kemana gw harus kerja kalo di Deplu atau PBB gak diterima. Secara ya, saingan masuk Deplu bisa beribu-ribu. Sedangkan gw liat di lowongan UNDP, UNICEF atau badan PBB sejenisnya, mereka selalu minta pengalaman kerja, rata-rata minimal 5 tahun. Trus gimana yang fresh graduate kayak gw ini? Alhasil, gw berburu lowongan kerja. Dari koran, internet, sampe tabloid ;p Tapi, sampe di sini, gw bingung lagi. Kerja apa ya? Karna pengalaman yang gw punya cuma organisasi kampus, kepanitiaan, dan pers mahasiswa, gw berfokus ke lowongan-lowongan untu...